KONTAK: 024 7460800 WA: 081 7955 6696 / 0822 4335 0799 BBM : 28CE56EC

Our Blog

BIRO UMROH SEMARANG – Sesungguhnya lamanya di dunia ini tidak ada apa-apanya di banding kehidupan setelah sakaratul maut yang kita hadapi. Kita semua akan melewati alam kubur hingga di bangkitkan dan berada di akhirat nanti. DI hari kiamat keadaan begitu genting, tiap-tiap manusia memiliki urusan yang sangat menyibukkan, mereka benar-benar khawatir kelak akan kemana timpat tinggal terakhir, surga apa neraka.

Kita sebagai ummat nabi Muhammad SAW diberi keringanan oleh Allah Azza Wa Jalla berupa syafaat, dimana syafaat itu dapat menyelamatkan orang dari api neraka, minimal mengurangi lama singgah di api neraka sebagai balasan dosa di dunia.

kami adalah umroh semarang terpercaya

kami juga menyediakan paket umroh semarang

kunjungi halaman ini apabila anda ingin rental mobil semarang syariah

Rasulullah Saw bersabda yang artinya: “Allah memberi pilihan kepada saya, antara (jaminan) memasukkan separuh umatku ke surga dan syafaat. Maka saya memilih syafaat” (HR Ahmad). Alasannya telah dijelaskan dalam riwayat lain, Rasulullah bersabda: “Saya mengharap syafaat tersebut bisa menyeluruh bagi umat saya” (HR Thabrani).

Berikut adalah kiat agar mendapat syafaat di akhirat kelak dari Qur’an dan Hadist :

  1. Membaca serta mengamalkan Qur’an. Dari Abi Umamah bahwasannya dia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ

    “Bacalah al Qur`an. Sesungguhnya al Qur`an akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafa’at bagi sahabatnya…” [HR Muslim, no.804]. Yang dimaksud para sahabat al Qur`an, mereka adalah orang-orang yang membacanya, mentadabburinya, dan mengamalkan isinya.

  2. Berpuasa. Di mana puasa akan berkata : “Wahai, Rabb-ku. Aku telah menahannya dari makan pada siang hari dan nafsu syahwat. Karenanya, perkenankan aku untuk memberi syafa’at kepadanya”. Sedangkan al Qur`an berkata : “Aku telah melarangnya dari tidur pada malam hari. Karenanya, perkenankan aku untuk memberi syafa’at kepadanya”. Maka keduanya pun memberi syafa’at”. [HR Ahmad, II/174; al Hakim, I/554; dari Abdullah bin ‘Amr. Sanad hadits ini hasan.
  3. Mengucapkan Laa ilaahaa illallaah. “Yang paling bahagia dengan syafa’atku pada hari Kiamat adalah, orang yang mengucapkan Laa ilaahaa illallaah dengan ikhlas dari hatinya atau dirinya”. [HR Bukhari, no. 99]
  4. Mendengarkan azan, menjawab azan serta berdoa setelah azan. “Barangsiapa yang membaca ketika mendengar adzan ‘Ya Allah, Rabb pemilik panggilan yang sempurna ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah al wasilah (derajat di surga), dan keutamaan kepada Muhammad n , dan bangkitkan beliau, sehingga bisa menempati maqam terpuji yang engkau janjikan’. Maka dia berhak mendapatkan syafa’atku pada hari Kiamat”. [HR Bukhari no.614, dari Jabir bin Abdillah]
  5. Memperbanyak sujud. Dari Rabi’ah bin Ka’ab al Aslami, dia berkata: “Aku pernah bermalam bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu aku mendatangi beliau sambil membawa air untuk wudhu’ beliau. Kemudian beliau berkata kepadaku,’Mintalah’. Aku berkata,’Aku minta untuk dapat menemanimu di surga,’ kemudian beliau berkata, ‘Atau selain itu?’ Aku berkata,’Itu saja’. Lalu beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :فَأَعِنِّي عَلَى نَفْسِكَ بِكَثْرَةِ السُّجُودِ

    “Tolonglah aku atas dirimu dengan banyak bersujud”. [HR Muslim, no.489, 226].

  6. Dari Ibnu Mas’ud, bahwasannya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

    أَوْلَى النَّاسِ بِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلَاةً

    “Orang yang paling berhak mendapatkan syafa’atku pada hari kiamat adalah, yang paling banyak shalawat kepadaku” [HR Tirmidzi, no.484, hasan].

Semoga kita termasuk orang yang mendapat kemudahan syafaat dan tidak tersentuh oleh api neraka, amin ya rabbal alamin.

Komentar...